Menggambar
model
Menggambar model merupakan salah satu teknik yang sering
dilakukan oleh seorang perupa. Pada menggambar model diperlukan ketekunan dan
ketelitian agar hasil yang dicapai sesuai dengan objek yang digambar.
A. Konsep dan Prosedur Menggambar
Model
Menggambar
model merupakan kegiatan yang diawali dengan menentukan objek model yang akan
digambar. Objek gambar model dapat berupa hewan, tumbuh- tumbuhan, manusia, dan
kumpulan benda-benda yang disusun sesuai dengan komposisi, proporsi, keseimbangan,
dan irama yang baik sehingga gambar memiliki satu kesatuan yang utuh.
Menggambar
model (alam benda) menuntut ketepatan bentuk dan karakter objek yang akan
digambar. Model gambar sebaiknya diletakkan sesuai dengan jarak pengamatan mata
kita. Model diletakkan tidak terlalu jauh dari pandangan agar kita bisa
mengamati detail dari setiap objek yang digambar. Dalam menggambar, dapat menggunakan
bidang gambar berupa kertas atau kanvas. Alat dan bahan yang digunakan adalah
pensil, charcoal
(arang), pensil warna, krayon, cat air,
cat akrilik, dan cat minyak.
1. Prinsip-Prinsip Menggambar
Model
Proses
menggambar model memerlukan pengamatan yang baik pada objek yang digambar. Pengamatan
ini sangat penting supaya gambar dapat terlihat baik, menarik, dan memi l iki
keindahan. Beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam menggambar model
adalah komposisi, proporsi, keseimbangan, dan kesatuan. Penjelasan tentang
prinsip menggambar dapat dijelaskan berikut.
a. Komposisi
Komposisi
merupakan cara kita menyusun dan mengatur objek gambar yang digunakan sebagai
model gambar sehingga hasil gambar tampak menarik dan indah. Komposisi dapat
dibuat melalui bentuk objek gambar, warna objek gambar, jenis objek gambar, dan
latar belakang gambar.
1) Komposisi Simetris
Benda
atau model yang menjadi objek gambar diletakkan pada posisi seimbang antara
sebelah kiri dan sebelah kanannya dan memiliki keseimbangan benda yang sama
dalam bentuk dan ukurannya
2) Komposisi Asimetris
Pada
posisi asimetris, benda diletakkan dalam posisi tidak sama baik dalam posisi
maupun ukurannya namun demikian masih tetap memperhatikan proporsi,
keseimbangan, dan kesatuan antarbenda atau objek gambar
3) Komposisi Sentral
Pusat perhatian benda atau objek
model gambar terletak di tengah- tengah bidang gambar. Penempatan model diatur
sesuai dengan proporsi bentuk model dan diatur seimbang dan memiliki kesatuan
antarbenda.
b) Proporsi
Proporsi
adalah perbandingan yang ideal dan harmonis antara bagian-bagian benda yang
menjadi objek model gambar yang dapat diamati
c) Keseimbangan
Keseimbangan
adalah keselarasan antara bidang gambar, objek gambar, dan gambar yang
dihasilkan. Keseimbangan hasil gambar model dapat diperoleh dengan cara membuat
skala, memberi efek perspektif pada objek gambar dan sudut pandang penggambar.
d. Kesatuan
Kesatuan
adalah keserasian dalam pengaturan objek gambar sehingga benda-benda yang
diatur satu sama lain memiliki kesan ruang, kedalaman, dan antarobjek gambar
saling mendukung sehingga akan menghasilkan gambar yang baik.
2. Unsur-Unsur dalam Menggambar
Model
Perlu
juga diperhatikan bahwa menggambar model membutuhkan kemampuan dalam
menggunakan unsur-unsur rupa seperti garis, bentuk, bidang, tekstur, gelap
terang (pencahayaan). Pemahaman kita terhadap unsur-unsur rupa tersebut sangat
membantu dalam menggambar model. Unsur-unsur rupa tersebut antara lain:
B. Alat dan Bahan Menggambar Model
Beberapa
alat dan bahan yang dapat digunakan dalam menggambar model dapat di jumpai
dalam
berbagai ukuran dan jenis barang seperti
pensil, penghapus, kertas dan sebuah papan gambar. Barang-barang ini memiliki
fungsi dan kegunaannya masing-masing.
1. Pensil
Pilihlah
yang berukuran 2H-H (keras), HB (medium), dan B-2B (lunak). Gunakan peraut
pensil
untuk memperuncing ujung pensil. Kita
juga bisa menggunakan sepotong kecil kertas amplas untuk mempermudah mengatur
keruncingan pensil sesuai dengan kebutuhan.
2. Penghapus
Pilihlah
penghapus yang lunak dan lentur untuk membersihkan garis-garis pensil tanpamerusak kertas.
3. Kertas
Gunakan
kertas gambar sesuai dengan kebutuhan, jangan terlalu tipis dan usahakan yang memiliki
tekstur. Beberapa jenis kertas dapat digunakan untuk menggambar model seperti
kertas ukuran standar (A3, A4, kwarto). Untuk latihan, bisa juga menggunakan
kertas buram.
4. Pensil Warna
Penggunaan
pensil warna dapat dilakukan dengan cara mengarsir atau memblok warna. Tekanan
pada penggunaan pensil sangat memengaruhi ketajaman warna.
5. Krayon
Bahan
krayon terdiri dari dua macam, yaitu bahan berbasis kapur dan minyak (lilin).
6. Cat Air
Bentuk
cat air terdiri atas bentuk tube
dan batangan. Pada bentuk tube menggunakan palet sedangkan cat air dalam
bentuk batangan dapat langsung digunakan di kemasannya.
C. Teknik Menggambar Model (Alam
Benda)
Sebelum
mulai menggambar, persiapkan terlebih dahulu model objek yang akan digambar
kemudian siapkan juga papan atau meja gambar. Aturlah sudut pandang kita,
jangan terlalu jauh agar kita dapat mengamati model yang akan kita gambar
dengan lebih jelas. Biasakan selalu menggambar di atas permukaan yang miring,
bukan permukaan yang datar. Permukaan yang datar mengakibatkan gambar yang
dibuat tidak proporsional (distorsi). Gunakan pensil 2H atau H untuk membuat
garis bantu. Jenis pensil ini sangat membantu kita dalam menggambar model
karena menghasilkan garis yang cukup tipis sehingga kita tidak terganggu dengan
garis maupun coretan tebal dan kita tidak perlu membuang waktu untuk menghapus
berulang-ulang coretan garis yang salah.
Biasakan
memulai menggambar dengan membuat proporsi, bentuk dan gesture secara global menggunakan pensil 2H
atau H. Apabila
sudah sesuai dengan model yang
digambar, lanjutkan dengan menggambar bagian-bagian yang lebih detil untuk
kemudian diperjelas dengan pensil Hb, B, atau 2B dan dapat juga menggunakan baik
pensil warna, cat, maupun spidol.
nice info membantu banget
BalasHapussinyal xl hilang hari ini